POJOKSATU.id - Trading forex merupakan kegiatan jual beli atau tukar menukar mata uang asing di pasar valas. Sebagai salah satu jenis aktivitas bisnis, tentu, mencari keuntungan adalah tujuan utama seseorang melakukan trading forex.
Kegiatan yang bisa dilakukan dimana saja ini memang menawarkan potensi keuntungan yang luar biasa.
Selain itu, trading forex juga bisa dilakukan 24 jam dalam sehari dan lima hari dalam seminggu selama pasar forex buka. Hal ini menjadikan trader forex bebas dan tidak terikat pada aturan jam kerja konvensional.
Bayangkan, seorang trader tidak pernah kelihatan keluar rumah, tapi uangnya seperti tidak pernah ada keringnya. Selalu saja mengalir. Cuman duduk-duduk di depan layar komputer atau ponsel, tapi uang mereka selalu ada.
Kelebihan-kelebihan tersebut mungkin menjadikan Anda tergiur dan ingin segera ikut-ikutan mencari keuntungan dari trading forex. Namun, potensi dan kelebihan yang luar biasa tadi tidak berdiri sendirian.
Mereka ditemani oleh risiko yang tak kalah menakutkan. Risiko apalagi kalau bukan lenyapnya modal yang telah Anda setorkan karena kekuranghati-hatian dalam mengambil posisi trading.
Untuk meminimalkan risiko kerugian, ada beberapa langkah yang bisa Anda ambil, yang salah satunya adalah dengan mempelajari forex dengan lebih dalam.
Nah, dalam artikel berikut ini, kami akan membahas beberapa hal mendasar yang perlu Anda pahami dalam dunia trading forex.
1. Akun Forex
Akun forex adalah akun yang harus trader buat ketika mendaftar ke suatu broker forex. Dengan akun forex, seorang trader dapat memanfaatkan fasilitas leverage atau pinjaman yang disediakan broker, yang dengan pinjaman tersebut.
Trader dapat mengambil posisi trading atau jual beli mata uang asing lebih tinggi daripada modal yang sebenarnya mereka gunakan.
Akun forex sendiri terdiri dari berbagai macam. Berikut adalah beberapa di antaranya:
- Akun Standar, akun yang menyediakan lot standar, yakni 100.000 unit mata uang. Akun dengan modal yang terbesar, potensi tertinggi, dan risiko yang tak kalah tinggi pula.
- Akun Mini, akun dengan lot mini, yakni 10.000 unit mata uang.
- Akun Micro, akun dengan lot micro, yakni 1.000 unit mata uang.
- Akun Cent, akun dengan lot cent, yakni 100 unit mata uang. Akun dengan modal terkecil dan memiliki risiko yang terkecil.
- Akun Syariah, akun trading ini dikhususkan untuk orang yang ingin trading dengan mengikuti prinsip syariah.
- Akun Demo, akun latihan yang wajib bagi trader forex pemula. Akun ini tidak memerlukan penyetoran uang sungguhan.
Salah satu broker yang mungkin dapat menjadi referensi Anda ketika akan membuka akun forex adalah Justmarkets, broker forex internasional asal Siprus yang telah teregulasi.
2. Pair Forex
Dalam trading forex, mata uang asing diperjualbelikan secara berpasangan. Ketika trader membeli suatu mata uang, berarti, secara bersamaan ia juga menjual mata uang pasangannya. Begitu pula sebaliknya.
Terdapat beberapa jenis pasangan mata uang, atau yang bisa disebut juga dengan pair forex, dimana, Anda bebas memilih memperjualbelikan yang mana. Namun, pada umumnya, pair yang sering dipakai adalah pair major. Berikut adalah beberapa di antaranya:
- Major Pair, merupakan pair utama dalam trading forex, yang mana mata uang terkuat di dunia saling berpasangan. USD/JPY, GBP/USD, dan USD/CHF adalah beberapa contoh dari pair ini.
- Cross Pair, merupakan satu-satunya jenis pair yang tidak ada dolar AS-nya. Mata uang major non-dolar AS lain saling dipasangkan disini. EUR/CAD, AUD/NZD, dan GBP/JPY adalah beberapa contoh dari pair ini.
- Exotic Pair, merupakan pasangan antara mata uang major dengan mata uang dari negara berkembang yang memiliki laju perekonomian tinggi. USD/RUB, EUR/PLN, dan SGD/JPY adalah beberapa contohnya.
3. Nilai Tukar atau Kurs
Kurs adalah harga atau nilai dari mata uang satu negara relatif terhadap mata uang negara lain. Kurs rupiah ke ringgit Malaysia tentunya memiliki nilai yang berbeda dengan kurs rupiah terhadap rubel Rusia.
Dalam forex misalnya, USD/JPY (USD merupakan kode dolar AS, sedangkan JPY merupakan kode yen Jepang) memiliki kurs 156,695 pada saat artikel ini ditulis. Ini artinya satu USD sama dengan 156,695 yen Jepang, atau dapat juga berarti satu dolar AS harganya 156,695 yen Jepang.
Besaran kurs sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti supply and demand, kondisi politik dan ekonomi, tingkat suku bunga, produk domestik bruto (PDB), serta tingkat pengangguran masing-masing negara.
4. Kurs Beli, Kurs Jual, dan Spread
Dalam forex, terdapat dua jenis kurs mata uang, yakni kurs beli dan kurs jual.
- Kurs Beli, disebut juga sebagai ask price, merupakan harga minimal bagi penjual untuk menjual mata uangnya.
- Kurs Jual, disebut juga sebagai bid price, merupakan harga maksimal bagi pembeli untuk membeli mata uangnya.
- Spread, merupakan selisih kurs jual dan kurs beli, yang mana spread menjadi biaya yang dibebankan broker kepada tradernya dan menjadi keuntungan bagi broker forex.
5. Pips
Pips merupakan satuan terkecil dari pergerakan kurs mata uang dalam trading forex. Umumnya, nilai pips berkisar 0,0001 dan kemudian dikalikan dengan besaran lot.
Nilai pips pada lot standar biasanya berkisar pada $10. Nilai pips inilah yang menentukan besaran untung rugi trader forex.
6. Leverage
Leverage adalah fasilitas pinjaman yang broker forex sediakan yang dapat trader manfaatkan untuk mendongkrak posisi trading.
Sederhananya, dengan leverage, modal $10 bisa menjadi $1000, sehingga besaran profit Anda bisa lebih besar daripada yang seharusnya.
Namun, leverage juga dapat menjadi bumerang bagi Anda jika keputusan trading yang Anda ambil meleset. Kerugian yang harus Anda terima akan berlipat ganda hingga pada akhirnya dapat melenyapkan seluruh uang yang telah Anda setorkan.
Oleh karena itu, trader pemula sebaiknya berlatih dengan akun demo yang tidak menggunakan uang sungguhan. Setelah lebih mahir, Anda dapat naik ke akun cent dan menggunakan leverage yang kecil dahulu.
7. Margin
Margin memungkinkan trader untuk dapat membuka dan menahan posisi trading melalui broker forex. Margin bukanlah biaya trading, melainkan uang jaminan yang perlu trader setorkan kepada broker forex.
Broker tentunya tidak mau ikut merasakan kerugian yang trader alami sehingga perlu memegang jaminan layaknya pegadaian. ***

