POJOKSATU.id, BEKASI — Pemerintah mulai mengakselerasi digitalisasi pendidikan nasional. Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program distribusi perdana Papan Interaktif Digital yang digelar di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin (17/11). Langkah ini diklaim menjadi salah satu penyuntik perubahan besar dalam cara guru dan siswa berinteraksi di kelas.
Lewat unggahan di akun Facebook resminya, Prabowo menyebut pengiriman tahap pertama menyentuh angka 173 ribu unit. Perangkat ini disiapkan untuk mendukung metode belajar yang lebih modern, visual, dan mudah diakses untuk seluruh pelajar Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menargetkan distribusi merata ke seluruh wilayah. Sebanyak 288.865 sekolah ditetapkan sebagai penerima fasilitas tersebut dan seluruhnya ditargetkan rampung pada tahun ini. Pemerintah menilai kehadiran papan digital menjadi fondasi penting untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan.
Prabowo menegaskan arah kebijakan pendidikan di masa kepemimpinannya jelas: menciptakan generasi masa depan yang siap menghadapi tuntutan era digital. Ia menyebut peningkatan kapasitas guru, kesiapan siswa, dan penguatan sarana prasarana menjadi prioritas yang terus dioptimalkan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Janji Kejar Uang Hasil Korupsi untuk Pendidikan di Era Smartboard Nasional
“Kami berkomitmen memberikan dukungan menyeluruh bagi seluruh ekosistem pendidikan agar mampu menjawab tantangan zaman,” tulis Prabowo dalam unggahannya tersebut.
Respons publik pun bermunculan. Salah satu pengguna, Chaerul Chadri, menilai program ini selaras dengan berbagai kebijakan pro-pelajar lainnya, seperti sekolah gratis, makan gratis, hingga pemeriksaan kesehatan berkala.
Namun, tidak sedikit juga yang memberi catatan. Netizen Herold Pratama, misalnya, menilai distribusi bantuan perlu disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Ia mengingatkan pemerintah agar melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menyalurkan perangkat agar benar-benar tepat sasaran. ***

