POJOKSATU.id, Bekasi - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siroj, secara terbuka menyatakan dukungannya untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe.

Dukungan tersebut diungkapkan KH. Said Aqil saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jatikihur, Jatiasih, Bekasi, Jumat (8/11) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Said Aqil menyampaikan harapan dan doanya agar pasangan Tri-Harris diberikan kepercayaan oleh masyarakat Bekasi untuk memimpin kota tersebut.

Ia menekankan pentingnya pemimpin yang berpihak pada rakyat, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Bekasi membutuhkan pemimpin yang mampu mendengar aspirasi masyarakat dan membawa perubahan positif,” ujarnya di hadapan para jamaah yang hadir.

Dukungan KH. Said Aqil ini diharapkan menjadi dorongan moral dan spiritual bagi pasangan calon, terutama bagi Tri Adhianto yang ikut hadir dalam acara tersebut. Merespons dukungan ini, Tri mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam.

“Saya merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas doa dan dukungan dari KH. Said Aqil Siroj. Ini adalah semangat tambahan bagi saya dalam melanjutkan perjuangan demi kesejahteraan warga Bekasi,” ungkap Tri dengan penuh keyakinan.

Tri juga menegaskan komitmennya untuk mengutamakan kepentingan rakyat Bekasi jika dipercaya menjadi Wali Kota.

Ia berjanji akan fokus pada program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, menciptakan perubahan positif di berbagai sektor, serta menghadirkan kepemimpinan yang mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya.

“InsyaAllah, jika diberi amanah, saya akan menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya demi kebaikan masyarakat Bekasi,” tegasnya.

Tri berharap dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari para tokoh agama, dapat memperkuat langkahnya untuk membawa Bekasi ke arah yang lebih baik.

Dengan dukungan moral dari sosok besar seperti KH. Said Aqil Siroj, pasangan Tri-Harris diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan Bekasi yang semakin kompleks serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.***