POJOKSATU.id -  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0623 Cilegon menghadirkan solusi nyata bagi warga Tembulun, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulau Merak, Kota Cilegon, Banten.

Melalui program ini, dibangun lima titik fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) guna menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan sanitasi yang layak.

Pembangunan yang dimulai pada Rabu pagi, 29 April 2026 tersebut difokuskan pada wilayah dengan kondisi geografis dataran tinggi yang selama ini mengalami kesulitan akses air bersih. Minimnya fasilitas MCK di rumah warga juga menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan program ini.

Perwakilan pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan harian masyarakat.

Baca Juga: TMMD ke-128 Kodim Cilegon Bangun 10 Titik Sumur Bor, 4 Lokasi Sudah Dikerjakan

“Kami bangun sebanyak 5 titik MCK di sini. Semoga fasilitas ini benar-benar bermanfaat dan meringankan kebutuhan sehari-hari warga. Ke depannya apabila masih ada kebutuhan lain, kami akan terus memprogramkan pembangunan serupa. Nantinya usulan juga akan kami terima langsung melalui pengurus RT dan RW setempat,” ujarnya.

Selama ini, warga Tembulun harus menghadapi keterbatasan air bersih meski terdapat sumber mata air yang lokasinya cukup jauh dari permukiman. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak mudah.

Babinsa Kelurahan Mekarsari, Serma Ujang Sujai, menegaskan bahwa keberadaan fasilitas MCK sangat penting bagi masyarakat, tidak hanya untuk kebutuhan dasar tetapi juga untuk menjaga kesehatan lingkungan.

“MCK ini benar-benar dibutuhkan warga. Selain menjadi kebutuhan dasar dalam kehidupan, fasilitas ini juga berfungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan maupun warga itu sendiri,” katanya.

Baca Juga: Babinsa Salurkan Sembako Door to Door, Dukung Program Stunting di Merak

Rasa syukur juga disampaikan oleh warga setempat. Yeni, salah satu warga, mengaku selama bertahun-tahun harus bergantung pada fasilitas milik tetangga dan menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air.

“Kami sangat senang dan bersyukur sekali mendapat bantuan ini dari Bapak-bapak TNI, terima kasih banyak. Selama 6 tahun tinggal di sini, saya dan keluarga biasanya harus menggunakan fasilitas milik tetangga. Air pun sulit didapat, kami harus berjalan sejauh 3 kilometer untuk mengambilnya sendiri,” tuturnya.

Dengan hadirnya fasilitas MCK ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat meningkat serta tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan layak huni.***