POJOKSATU.id - Atas dasar kepedulian terhadap sesama, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi membuka penggalangan donasi bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Musibah tersebut merenggut ratusan jiwa, sementara ribuan warga lainnya harus menanggung kerugian materi yang tidak sedikit.
Sebagai bentuk aksi cepat tanggap, Pemprov Banten mengeluarkan surat edaran bernomor B-300.2.1/331-BPBD/2025 yang ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, dikutip pojoksatu.id dari bantenprov.go.id.
Edaran itu meminta agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan masing-masing berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk membantu para korban bencana.
Masyarakat Banten, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga dipersilakan menyalurkan donasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten.
Pengumpulan donasi dibuka mulai 3 hingga 20 Desember 2025 melalui beberapa saluran resmi:
-
Rekening Bank Banten atas nama Pos Banten Peduli: 0886399707
-
Koordinasi donasi melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banten, Juli Kristanto (087774451929)
-
Penyerahan bantuan langsung ke kantor BPBD Provinsi Banten di Jl. Syekh Moch Nawawi Albantani No.7, Banjaragung, Cipocok Jaya, Serang
-
Narahubung Pusdalops BPBD Banten: 085117814505
Bantuan yang dibutuhkan meliputi berbagai kebutuhan mendesak seperti bahan makanan, obat-obatan, kebutuhan bayi, selimut, terpal, kantong jenazah, hingga donasi uang.
Sekretaris BPBD Provinsi Banten, Hery Yulianto, menegaskan bahwa pihaknya telah membuka posko bantuan di halaman kantor BPBD.
Posko tersebut dijaga penuh selama 24 jam agar masyarakat bisa menyalurkan donasi kapan saja.
“Penyalurannya bisa dilakukan langsung. Semua bantuan akan kami kumpulkan bersama bantuan dari para relawan dan komunitas, lalu disalurkan secara terkoordinasi,” ujar Hery saat ditemui di kantor BPBD.
Hery juga menyampaikan doa dan empati mendalam untuk seluruh korban bencana.
Baca Juga: Daftar Nama 13 Desa Hilang Ditelan Ganasnya Banjir Bandang di Aceh dan Sumatera Utara
“Semoga penanganannya segera tuntas, korban meninggal mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan para penyintas diberikan kekuatan serta kesehatan,” ungkapnya.***


