POJOKSATU.id - Anggota DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa ikut bersuara lantang terkait kasus memalukan yang mencoreng dunia pendidikan di Pandeglang.
Seorang oknum guru berinisial B, yang mengajar di SDN 3 Pegadungan, diduga melakukan tindakan asusila terhadap muridnya sendiri yang masih duduk di bangku kelas lima SD.
Aroma skandal ini mencuat setelah sekelompok mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang) pada Kamis (13/11/2025).
Mereka menuntut pihak berwenang bertindak cepat dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku.
Menanggapi itu, politisi Partai Golkar tersebut tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan adalah ruang yang seharusnya aman bagi anak-anak, bukan tempat predator berkedok pendidik.
Baca Juga: Mau Jadi Petugas Haji 2026? Kenali Struktur PPIH dan Alur Rekrutmennya
“Sekolah dan kampus itu harusnya jadi ruang aman. Tidak boleh ada celah bagi kekerasan maupun pelecehan seksual. Saya sangat menyayangkan kejadian ini,” ujar Adde Rosi,dilansir pojoksatu.id dari banten.tribunnews.com Rabu (19/11/2025).
Menurutnya, tindakan tak bermoral tersebut bukan hanya melukai korban, tetapi juga merusak citra lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi tempat mencerdaskan anak bangsa.
Ia mendesak aparat dan pihak sekolah untuk memastikan kasus ini ditangani serius dan tidak ada lagi tindakan serupa di lingkungan pendidikan.
Baca Juga: Semalam di Surabaya! Petualangan Kuliner dari Legendaris sampai Viral
Adde Rosi juga meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi lingkungan pendidikan dan mendorong korban agar mendapatkan pendampingan yang layak, baik secara psikologis maupun hukum.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik, dan warga berharap pihak berwenang bergerak cepat agar dunia pendidikan kembali menjadi tempat yang aman dan bersih dari praktik-praktik bejat.***



