POJOKSATU.id - Konferensi Cabang (Konfercab) XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Bojong digelar meriah, Senin (11/11/2025).
Tapi di balik suasana hangat itu, Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi melontarkan pesan tajam: jangan hanya kumpul-kumpul tanpa hasil nyata.
“Konfercab ini jangan cuma seremoni. Harus ada gebrakan nyata untuk meningkatkan mutu pendidikan,” tegas Iing di hadapan para guru yang hadir.
Menurutnya, PGRI adalah motor utama kemajuan pendidikan di Pandeglang. Karenanya, pengurus baru harus punya semangat baru juga.
“Saya berharap kepengurusan PGRI Bojong periode 2025–2030 ini lebih solid, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Iing juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan para tenaga pendidik.
Baca Juga: KPK Siap Terbang ke Arab Saudi, Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji
“Kami di pemerintah siap mendukung. Tapi guru juga harus berani berinovasi, jangan menunggu kebijakan turun dulu baru bergerak,” katanya lagi.
Acara tersebut sekaligus menjadi ajang pemilihan pengurus baru PGRI Kecamatan Bojong. Harapannya, figur terpilih mampu membawa organisasi ini lebih visioner dan berdampak nyata di lapangan.
“Kalau mau mutu pendidikan naik, ya mulai dari PGRI. Jangan cuma fokus administrasi, tapi fokus di peningkatan kualitas pengajar,” tutupnya.
Baca Juga: KPK Siap Terbang ke Arab Saudi, Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji
Dengan semangat baru dari PGRI Bojong, Pemkab Pandeglang berharap dunia pendidikan di daerah ini bisa naik kela.
Bukan cuma di angka, tapi juga di kualitas sumber daya manusianya.***


