POJOKSATU.id - Pemerintah Provinsi Banten terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Hal itu terlihat saat Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi, mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung lokasi lahan pertanian di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (7/10).

Peninjauan ini menjadi bagian dari program Penanaman Jagung Serentak Nasional Kuartal IV Tahun 2025 yang digagas Polri bersama pemerintah pusat.

Baca Juga: Viral Menu MBG di Depok Isi Kentang Rebus Hingga Pangsit Goreng Kosong, Kepala Sekolah: Sudah Seminggu...

Di Banten sendiri, program ini menyasar lahan seluas 50 hektare yang sebelumnya merupakan lahan tidur dan kini siap dioptimalkan untuk budidaya jagung.

Sekda Deden menyebut langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Andra Soni.

Keduanya menekankan pentingnya memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Baca Juga: Polres Karawang Amankan Pelaku Curanmor yang Nyaris Diamuk Massa di Tirtajaya

“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk mendukung penuh program ketahanan pangan. Kami ingin petani di daerah juga merasakan manfaat nyata dari setiap program yang dijalankan,” ujar Deden, Selasa (7/10).

Menurutnya, keberadaan lahan tersebut sangat strategis karena berdekatan dengan pabrik pakan ternak dan gudang Bulog.

Hal ini diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil panen dan menjaga stabilitas harga jagung di pasaran.

Baca Juga: Kementan Perkuat Pendamping Brigade Pangan di Kaltim

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kunjungannya turut mengapresiasi kesiapan Pemprov Banten.

Ia menilai Banten mampu menjadi contoh daerah yang tanggap dan cepat dalam menindaklanjuti program strategis nasional.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tapi juga menyangkut kesejahteraan petani dan stabilitas ekonomi masyarakat,” tegas Kapolri, Selasa (7/10).

Selain meninjau lokasi, rombongan juga memantau kesiapan alat, sarana pendukung, serta koordinasi lintas instansi yang akan terlibat dalam pelaksanaan program ini.

Pemprov Banten memastikan, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat akan menjadi kunci sukses dalam menjadikan lahan tidur sebagai sumber pangan baru.

Baca Juga: Senyum Para Guru Setelah Penantian Panjang TPG TW3 2025

Dengan dimulainya program penanaman jagung ini, Banten siap menjadi percontohan daerah produktif yang mampu berkontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional.***