POJOKSATU.id, Kota Bandung - Memaknai hari jadi Kota Bandung (HJKB) Wakil Wali Kota Bandung Erwin berharap kota Bandung maju dan bahagia warganya.
Disinggung terkait masih banyak PR bagi pemerintah kota Bandung di ulang tahunnya ini Erwin mengaku bingung menjawab, pasalnya selama ini tidak ada kegiatan pemerintah yang mengundang dirinya kegiatan yang ada saat ini adalah undangan dari masyarakat
Namun demikian jika ada masalah di lapangan semisal air bersih, kerusakan gorong-gorong, kebakaran, dan lainnya Erwin mengaku turun tangan.
Baca Juga: HJKB ke-216, Farhan Dorong Bandung Jadi Kota Solidaritas
"Karena kalau dari dinas, saya udah nggak ada yang ngundang saya, alasannya kenapa saya tidak tahu. Saat ini saya hanya menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota, sebagai fungsi pengawasan. Tetapi sekarang kegiatan sehari bisa 11, 12 undangan dari masyarakat saja. Ada yang minta sebagai ceramah, ada yang juga hanya ingin menyampaikan masalah,
Tapi kalau untuk kegiatan di pemerintahan, saya sudah tidak dilibatkan,” tegasnya seraya mengaku tidak tahu alasan tidak dilibatkan dan meminta wartawan bertanya saja ke Wali Kota.
Erwin juga mengaku saat ini tidak ada dinas-dinas yang mengundang hanya dua kali undangan dari Dinas Pendidikan, terkait diklat negara yang pernah dihadirinya.
Selain Erwin ternyata posisi isterinya sebagai wakil ketua PKK Kota Bandung ataupun jabatan apapun diakui kini sudah dicopot wali kota.
Baca Juga: Komisi II DPRD Dorong Perumda Pasar Tingkatkan PAD dan Benahi Tata Kelola Pasar
"Termasuk juga istri saya tidak hadir, karena memang tidak diundang. Ya, karena dicoret dari PKK-nya. Iya, sudah tidak. Sebetulnya secara undang-undang seharusnya istri itu jadi otomatis wakil ketua, tapi nggak tahu sama Wali Kotanya dicoret,” ujar Erwin seraya mengulang isterinya tidak hadir karena tidak diundang.
"Begitupun tidak masuk di Dekranas, di semua lah. Di semua kegiatan perempuan sudah tidak pernah hadir karena memang sudah di-PKK dicoret, di Dekranas juga dicoret, semua.” ucapnya.
Erwin sendiri mengaku karena menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota saat diundang maka hadir selain ke apel juga ke rapat paripurna HJKB di DPRD Kota Bandung.
Baca Juga: Update Korban KM Virgo Transport 8, Tim SAR Temukan 52 Orang Meninggal, 83 Masih Hilang
“Sebenarnya kalau tidak dilibatkan, semenjak saya dilantik itu memang sudah tidak dilibatkan. Awal-awal saja dilibatkan, ke sini sudah tidak. Bapak lihat juga dilagu Indonesia Raya juga kan saya udah nggak ada, foto saya.” tegasnya.
Erwin berharap ada perubahan kedepan terlebih dia sudah membuka komunikasi dengan wali kota.
“Saya sudah bicara bahwa saya siap. Karena bagaimanapun, kita maju bareng ya, berjuang bareng, berdarah-darah bareng. Jadi kekuasaan itu dipakai berlandaskan kepada goals-nya kemaslahatan umat, gitu seperti itu. Ya, cuman ya nggak tahulah.” ujarnya seraya mengaku sudah tidak pernah ngobrol ataupun diajak komunikasi oleh wali kota.
Baca Juga: CPNS Guru 2027 Buka Kuota Sekitar 139 Ribu, Lulusan S1-D4 Bisa Ikut Meski Belum PPG
Disinggung tidak tampak foto bersama saat ada sesi foto usai apel Erwin mengaku sedang ke toilet.
Erwin melanjutkan selama ini keluhan masyarakat banyak didengar adalah
pengangguran, bahkan Erwin sempat mendapati warga yang memang tidak berpenghasilan.
"Bagaimana Kota Bandung ini bisa memberikan bukti nyata kepada masyarakat. Makanya kita lagi genjot UMKM. UMKM kita latih, masyarakat yang baru pemula ini bisa menjadi pengusaha ataupun menjadi entrepreneur yang profesional, gitu seperti itu.” ungkapnya.
Baca Juga: Pastikan Pekerja Fit to Work, Pertamina Patra Niaga Gelar Pemeriksaan NAPZA di Tasikmalaya
Terkait keluhan sampah, macet dan lainnya kata Erwin pun banyak dikeluhkan bahkan dari laporan, Erwin kemarin ke Tegalega untuk melihatnya langsung.
"Ya, karena katanya pihak ketiganya mungkin belum maksimal ya untuk mengolah sampah tersebut dan beberapa lokasi saya turun langsung. Jadi saya datang berdasarkan undangan dari masyarakat saja," tuturnya.***



