POJOKSATU.id, Kota Bandung
- Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mengaku sangat bahagia dengan kemenangan Persib untuk ketiga kalinya ini.

Kebahagian ini, bukan hanya bagi warga kota Bandung namun juga dirasakan warga seluruh Jawa Barat bahkan seluruh Indonesia.

Kata Asep kebahagiaan juga karena ini merupakan sejarah persepakbolaan di Indonesia dimana satu-satunya club sepak bola menang sampai tiga kali berturut-turut.

"Mungkin Bobotoh se alam dunia kelihatannya ya. Bahagia banget karena ini merupakan sejarah kita di Indonesia belum pernah ada yang hatrick. Jadi kita juara 3 kali berturut-turut hatrick. Dan ini menjadikan Bobotoh semakin besar, kayak bola salju semakin terus menggelinding semakin banyak pendukung yang menjadi Bobotoh," ujar Asep.

"Saya kemarin ketemu dengan Bobotoh Jakarta dan daerah-daerah lain. Jadi sekarang makin menyebar kemana-mana. Dan ini positif, kita harapkan dengan hatrick ini Bobotoh semakin dewasa," ucapnya

Kedewasaan Bobotoh kata Asep terlihat saat pertandingan kemarin berlangsung tidak ada flare hingga peluit dibunyikan dan dinyatakan menjadi juara hatrick.

"Baru dari situ ada flare Artinya saya melihat Bobotoh semakin dewasa, semakin baik. Dan ini mudah-mudahan menjadi contoh teladan untuk supporter-supporter di Indonesia. Ya memang situasi seperti ini perencanaan sudah ada. Saya juga mendengar beberapa aparat sudah menyiapkan alternatif untuk bisa mengantisipasi," tegasnya.

Kemacetan jalan kota Bandung harap maklum

Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi meminta maaf karena antusiasme pawai kemenangan Persib sangat besar sehingga jumlah supporter yang ikut merayakan menjadi sangat banyak.

Kata dia dengan jumlah Bobotoh yang sangat banyak. Dari timur, barat, utara, selatan.

Dari sejak subuh bahkan mungkin semalam hingga dini hari menyebabkan situasi kemacetan padat.

"Ya mohon dimaklumi oleh berbagai pihak gitu ya. Tentu saja ada beberapa yang terganggu. Mohon maaf ya kami dari pemerintahan di DPRD dan pemerintahan Kota Bandung mohon maaf kepada teman-teman yang terganggu dengan kegiatan hari," tuturnya.

"Tapi saya yakin ini merupakan luapan kegembiraan sebagai bentuk penghargaan buat pelatih, manajemen, dan para pemain. Mereka lah yang sebetulnya layak untuk diberikan penghargaan. Karena mereka sudah berjuang selama satu tahun lebih ya, mempertahankan stamina, semangat, motivasi itu gak gampang. Karena juara itu adalah dimiliki oleh orang-orang yang pertama memiliki optimisme. Kemudian daya tahan dan dia mampu mengelola tim secara baik," pungkasnya.

Asep berharap besok hari Senin, ASN atau pegawai swasta menggunakan Jersey atau atribut Persib.

Pasalnya selain karena sejarah di Indonesia juga sebagai budaya sepak bola yang semakin besar, semakin baik.

"Mudah-mudahan level liga kita juga makin naik. Dan sebagai bentuk penghargaan atas hetrik yang dicapai dan belum pernah terjadi di Indonesia. Saya sih dari DPRD mewakili masyarakat. Kayaknya bagus kalau para ASN khususnya tentunya di kota Bandung yang punya baju jersey agar bisa dipakai sebagai bentuk penghargaan dan menunjukkan bahwa inilah kota para juara. Kota yang tentu saja menjadi teladan banyak kota yang lain. Ya kalau bisa begitu lah ya," tutupnya.