POJOKSATU.id, Kota Bandung - Pelaksanaan mudik Lebaran 1447 Hijriah, dinilai berjalan lancar dan terkendali.

Menurut Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Mq Iswara, hal tersebut terlihat dari berbagai indikator pergerakan masyarakat yang tetap dalam kondisi normal meski terjadi peningkatan signifikan.

“Sejauh ini normal dan berjalan baik, dari total sekitar 144 juta masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan mudik, lebih dari 30 juta diantaranya berasal dari Jawa Barat yang melakukan perjalanan ke luar daerah," ujarnya.

Peningkatan mobilitas juga terlihat di sejumlah moda transportasi.

Di sektor penerbangan, jumlah penumpang di bandara mengalami kenaikan hingga 24 persen.

Sementara itu, penggunaan kereta cepat Whoosh turut meningkat sekitar 16 persen.

Adapun volume kendaraan di jalur darat juga mengalami kenaikan, namun masih dalam batas terkendali.

Namun demikian Iswara mengingatkan tantangan berikutnya adalah arus balik yang kini mulai terjadi secara bertahap.

Ia menyebut, lonjakan sudah terlihat sejak malam, terutama bagi masyarakat yang kembali bekerja.

“Arus balik ini terbagi di beberapa waktu. Kemarin saat akan mulai kerja di tanggal 24 malam, dan satu hingga dua hari ini masih padat yang ingin kembali ke Jakarta,” jelasnya.

Lanjutnya, berdasarkan informasi dari aparat kepolisian dan pemerintah, puncak arus balik diperkirakan akan kembali terjadi pada tanggal 29.

Pada momen tersebut, potensi penumpukan kendaraan diprediksi cukup tinggi.

Untuk itu, Iswara berharap seluruh pihak terkait, mulai dari kepolisian, TNI, hingga dinas perhubungan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dapat mengoptimalkan pengaturan lalu lintas agar arus balik berjalan lancar.