POJOKSATU.id, Kota Bandung - Teras Cihampelas atau sky walk kini masih dalam kajian struktur.
Bahkan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan saat ini sudah tahap kerjasama dengan Kejaksaan Negeri khususnya Merandum of Understanding (MoU), dimana membahas tentang kerjasama mengenai unsur perdata dan tata usaha negara.
"Sekaligus juga kita secara inline, itu secara bersamaan mengajukan analisis. Permohonan analisis dari Korsupgah KPK tujuan memastikan pembongkaran ini tidak ada kerugian negara," tegasnya.
Dari data terakhir, kata Farhan pihaknya masih melakukan kajian struktur, kemudian dari sisi kajian tupoksi Dishub, Diskop UKM, Disdagin, dan kewilayahan yang dikoordinasikan oleh asda III yang saat ini merangkap Kepala BKAD.
"Jadi secara administrasi kita ingin rapih kalau sudah rapih saya tinggal menghadap Pak Gubernur lalu menyerahkan izinnya kemudian langsung bongkar," ucapnya.
Terkait penolakan pedagang di Teci, Farhan mewajarkannya tetapi kata dia bagaimanapun juga ini sudah jadi kesepakatan pemerintah provinsi dan pemerintah kota bahwa untuk pedagang nanti akan ditawarkan beberapa titik lain yang lebih permanen.
"Kan ada beberapa pilihan salah satunya disitu, kalau gak salah ada dua disitu sama di Balubur. Kejauhan, tergantung pelanggannya dari mana lah. Kalau ada pelanggan mah Bandung mah kabeh ge pinuh dimana-mana," ucapnya menutup.



