POJOKSATU.ID - Penyelenggaraan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 yang mengusung tema Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang resmi ditutup.
Selama dua hari pelaksanaan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), antusiasme masyarakat mencatatkan rekor 11.682 pengunjung langsung (onsite) meningkat 51,4% dibandingkan 7.716 pengunjung langsung pada CMSE 2024 yang berlangsung selama tiga hari.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik dalam laporan penutup CMSE 2025 menyampaikan bahwa antrean pengunjung bahkan mengular dari lobi Gedung BEI hingga pintu masuk MRT Istora Mandiri yang berjarak sekitar 500 meter.
Baca Juga: Upaya Pemprov Sumut Tekan Inflasi, Datangkan 50 Ton Cabai Merah dari Jawa
"Hal tersebut menjadi bukti nyata besarnya minat masyarakat untuk mengenal lebih dekat dunia pasar modal," ujar Jeffrey.
Selama dua hari penyelenggaraan, total ada 48.308 pengunjung CMSE 2025, baik langsung maupun virtual. Jumlah tersebut meningkat 12,3%* dibandingkan total 43.008 pengunjung CMSE 2024 yang dilaksanakan selama tiga hari.
Sebanyak 36.626 pengunjung menyaksikan CMSE 2025 melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange dan kegiatan nonton bareng (nobar) di berbagai Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia, atau naik 3,8% dibandingkan 35.292 penonton daring pada CMSE 2024.
Baca Juga: 800 Siswa SMK se-Garut Adu Bakat di Pentas PAI, Berburu Tiket ke Tingkat Provinsi
Jika dibandingkan per hari, rata-rata total pendaftar CMSE 2025 mencapai 12.590 orang per hari, meningkat 208,6% dibandingkan 4.079 pendaftar per hari pada CMSE 2024.
Rata-rata total pengunjung per hari tahun ini tercatat 24.154 orang, naik 68,5% dibandingkan 14.336 pengunjung per hari tahun lalu.
Untuk pengunjung langsung, rata-ratanya 5.841 peserta per hari, meningkat 127,1% dibandingkan 2.572 peserta per hari CMSE 2024.
Baca Juga: Jelang Hari Santri 2025, Kemenag dan Microsoft Siapkan 50 Ribu Guru dan Santri Kuasai AI
Sedangkan pengunjung virtual rata-rata mencapai 18.313 penonton per hari, naik 55,7% dibandingkan 11.764 penonton per hari pada CMSE 2024.
Selama dua hari pelaksanaan, CMSE 2025 diramaikan oleh 13 narasumber dan 6 moderator, serta menghadirkan 88 booth dan 95 tenant.
Menurut Jeffrey, tingginya antusiasme pengunjung baik luring maupun daring menunjukkan bahwa penyelenggaraan CMSE terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
"CMSE tahun ini bukan sekadar rangkaian seminar dan pameran, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk memperkuat literasi, inklusi, dan partisipasi masyarakat dalam mendorong pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan," lanjutnya.
Jeffrey menambahkan, tema yang diangkat di setiap sesi CMSE 2025 menggambarkan keberagaman dan potensi luar biasa pasar modal Indonesia.
Kegiatan dimulai dengan Seminar Utama bertema 'Peran Dunia Usaha dan Pasar Modal dalam Pertumbuhan Ekonomi Nasional', dilanjutkan dengan podcast inspiratif bersama dua figur publik, Nycta Gina dan El Rumi, serta ditutup dengan talk show lintas agama bersama tiga pemuka agama: Husein Ja’far Al Hadar, Pendeta Marcel, dan Bhante Dhirapunno.
Pada hari kedua, pengunjung berkesempatan mendengar kisah nyata investor rakyat, menyaksikan penandatanganan kerja sama antara PT Majoris Asset Management dan Istiqlal Global Fund untuk pengelolaan produk wakaf saham, serta mengikuti talk show produk filantropi syariah di pasar modal.
Rangkaian acara ditutup dengan talk show inspiratif bersama Ade Rai yang mengajak audiens menjaga kesehatan, baik raga maupun finansial.
"Semua sesi ini mengajarkan satu hal penting: bahwa siapa pun dapat menjadi bagian dari pasar modal, dari mana pun asalnya dan apa pun profesinya," ujar Jeffrey.
Baca Juga: Menguatkan Pendidikan Inklusif: Ratusan Guru Difabel Ikuti Uji Pengetahuan PPG Daljab Kemenag 2025
Rekaman seluruh sesi CMSE 2025 dapat diakses publik melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange.
Sebagai bagian dari kampanye nasional Aku Investor Saham, CMSE 2025 juga mencatat capaian positif dari rangkaian kegiatan Road to CMSE 2025 yang digelar sejak Maret hingga Oktober 2025 di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh 185.630 peserta melalui 101 kegiatan yang melibatkan 134 mitra dari perguruan tinggi, instansi, komunitas, dan anggota bursa, serta berhasil mencetak 184.787 investor baru di pasar modal.
Baca Juga: PPG Calon Guru 2025 Resmi Dimulai, Jawa Timur Jadi Wilayah Utama Penyelenggaraan
Selain itu, program Guruku Investor Saham yang juga merupakan bagian dari kampanye tersebut telah diikuti oleh 6.545 guru dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia melalui 103 kegiatan, dan berhasil mencetak 2.887 investor saham baru.
Melalui program ini, BEI berupaya menumbuhkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya investasi sejak dini, serta menjadikan guru sebagai agen literasi keuangan di lingkungannya.
Dengan dukungan sinergis antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO), Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, Manajer Investasi, dan berbagai mitra lainnya, Jeffrey berharap penyelenggaraan CMSE 2025 dapat menjadi momentum bersama untuk membangun pasar modal yang lebih kuat, inklusif, berintegritas, dan berkelanjutan.
"Karena dengan pasar modal untuk rakyat, akan tercipta satu pasar dengan berjuta peluang—peluang untuk tumbuh, berdaya saing, dan maju bersama," pungkas Jeffrey. ***



