POJOKSATU.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan data kependudukan akan diperbaiki agar hak-hak anak penyandang disabilitas dapat terpenuhi dengan baik.
"Layanan kita sekarang harus berbasis Dukcapil. Makanya layanan di Dukcapil harus excellent. Dari mulai lahir sampai akhir, dari nikah sampai cerai, semuanya harus tercatat lengkap," ujar Farhan di hadapan Camat Bojongloa Kaler dan Lurah Babakan Asih.
Farhan menyoroti, banyak program pemerintah sering terhambat karena data administrasi warga belum tertib. Ia mencontohkan pentingnya Kartu Identitas Anak (KIA) bagi Raflan.
"Dengan KIA, nanti akan lebih mudah dapat KTP dan masuk ke DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)," ucap Farhan.
Bagi Farhan, kelengkapan data Dukcapil adalah jembatan utama untuk memastikan setiap warga, khususnya kelompok rentan seperti anak disabilitas, tidak terlewat dari bantuan dan layanan publik.
"Kalau data sudah valid, bantuan bisa disalurkan tepat sasaran. Kita tidak ingin ada warga yang tertinggal hanya karena administrasi tidak beres," tuturnya.
Baca Juga: Makam Sultan Maulana Hasanuddin, Jejak Kejayaan Banten yang Tak Lekang Zaman
Farhan juga mengingatkan perangkat kewilayahan dan petugas Dukcapil untuk aktif mendampingi warga yang mengalami kesulitan mengurus dokumen kependudukan. Menurutnya, pemerintah harus hadir agar warga merasa dilayani, bukan dipersulit.
"Jangan sampai warga kesulitan mengurus kartu keluarga atau KIA. Kita harus bantu sampai selesai," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan mengunjungi salah seorang warga disabilitas Bernama Raflan di rumahnya. Wajah Raflan tampak berbinar saat Wali Kota Bandung itu menyapanya dengan hangat di rumah sederhana mereka.
Baca Juga: Empat MoU Ditandatangani, ITB Perluas Jejaring Internasional dengan Tsinghua University
“Alhamdulillah, hatur nuhun pisan Pak Wali. Kehadiran bapak sangat berarti untuk anak kami. Semoga bantuan ini membawa kebaikan,” ujar orang tua Raflan.
Kehadiran Wali Kota Bandung di rumah Raflan juga menjadi momen untuk mendengarkan keluh kesah keluarga.
Ayah Raflan bercerita tentang warung kecil yang dikelola istrinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Farhan menyemangati keluarga agar tetap berdaya dan mengelola usaha kecilnya dengan baik.
Baca Juga: DPD PDI Perjuangan Jabar Perluas Jumat Berbagi untuk Ojol, Supir Truk, dan Tunawisma
Dengan sistem Dukcapil yang baik, hak-hak warga, terutama anak-anak disabilitas seperti Raflan, dapat terpenuhi.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Farhan berharap langkah ini menjadikan Bandung kota yang ramah dan adil bagi semua warganya, tanpa terkecuali. ***



