POJOKSATU.ID - Dalam mengatasi masalah kemacetan di Bandung selatan, Bupati Bandung Dadang Supriatna menginginkan adanya pembangunan jalan tol dari Soreang ke Ciwidey dan Pangalengan.
Dengan begitu, kemacetan yang terjadi saat musim liburan dan akhir pekan bisa dihindari, mengingat potensi wisata di Bandung selatan sangat besar.
Selain itu, Dadang Supriatna juga menginginkan adanya transportasi modern seperti kereta gantung di wilayah Bandung selatan.
Baca Juga: DPRD dan Pemda Kota Cirebon Setujui Perubahan KUA-PPAS Tahun 2025
Hal tersebut diungkapkan Dadang Supriatna saat menghadiri Grand Opening Podcast APKASI di Studio Helmy Yahya, Jakarta, Selasa, 16 September 2025.
"Dibutuhkan akses baru, seperti pembangunan jalan tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan, serta transportasi modern, seperti kereta gantung," ungkap Dadang Supriatna.
Menurutnya, transportasi modern kereta gantung memungkinkan wisatawan bisa berkeliling di Kabupaten Bandung tanpa kendaraan pribadi.
Baca Juga: Komisi II DPRD Kota Cirebon Tinjau Progres Betonisasi Jalan Ciremai Raya
Kereta gantung juga dapat mendorong minat investasi dan pariwisata di wilayah Bandung selatan.
Wacana besar Dadang sudah bergulir dengan mengundang sejumlah investor untuk membahas pembangunan kereta gantung.
Dalam pertemuan itu, politisi PKB ini menawarkan berbagai keunggulan wisata jika ada kereta gantung menuju Ciwidey dan Pangalengan.
Akan tetapi, rencana besar Dadang dianggap terlalu berlebihan, pasalnya banjir di daerah Kabupaten Bandung tak kunjung ada solusi.
Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah netizen yang memintanya untuk realistis dan lebih menyelesaikan masalah yang ada di depan mata terlebih dulu.
Seorang netizen menyinggung banjir yang sering terjadi di samping rumah Dadang dan tidak ada tindakan sama sekali.
Baca Juga: Kuatkan Petani Milenial, Kementan Membina Brigade Pangan Kabupaten Paser dan PPU
"Diam lah, banjir di samping rumah kamu sendiri juga dibiarkan," tulis @reremstk, dalam kolom komentar akun Instagram @wisatapangalengan, 17 September 2025.
Permasalahan banjir di sejumlah titik yang ada di Kabupaten Bandung memang tak pernah selesai sejak ia menjabat sebagai bupati pada tahun 2021.
Sehingga netizen yang merupakan warga Bandung, hanya menginginkan agar masalah banjir di wilayahnya bisa teratasi.
Baca Juga: Ulah Operator Nakal, Dua Lokasi Parkir di Jakarta Timur di Segel
Seperti pembuatan gorong-gorong yang lebih besar dan lubang ke saluran drainase tidak tertutup aspal jalan.
Netizen lain menolak rencana Dadang untuk pembangunan tol Soreang menuju Ciwidey dan Pangalengan.
Pembangunan itu kemungkinan akan membabat hutan dan kebun teh yang akhirnya air dataran tinggi mengalir deras ke bawah tanpa terserap oleh tanah.
Baca Juga: Telkom Sabet Best SOE Big Cap di IICD Award 2025, Bukti Konsistensi Tata Kelola Unggul
Ujung-ujungnya dataran rendah di Kabupaten Bandung yang akan terdampak, bencana banjir akan lebih parah.
Ada juga netizen yang menyinggung masalah perbaikan jalan, seperti Jalan Rancamanyar Margamukti yang dibeton setengahnya sehingga penampakannya bak bukit Teletubbies.
Sebagian warga Kabupaten Bandung berharap agar Dadang punya prioritas dalam membangun daerah, sehingga masalah satu per satu dapat diselesaikan.
Meski niat Dadang untuk dapat menambah pendapatan daerah, tapi masyarakat lebih menginginkan langkah konkret yang bisa dirasakan secara langsung.***




