POJOKSATU.ID — Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) berkolaborasi dengan Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghelat Adhyaksa Electric Woman Run 2025 di kawasan Kota Baru Parahyangan.

Lebih dari 400 pelari perempuan—dijuluki “Srikandi”—dari lingkungan UIP JBT, Kejati Jabar, dan kejaksaan negeri se-Jawa Barat ambil bagian dalam lomba lari yang juga menjadi rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-65. Selain mempromosikan gaya hidup sehat, ajang ini bertujuan mempererat sinergi antarlembaga.

Seluruh biaya pendaftaran dialokasikan sebagai donasi untuk pembinaan atlet disabilitas di bawah National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Barat.

Baca Juga: BRI Dinobatkan Sebagai Bank Kustodian Terbaik, AUC Tembus Rp1.500 Triliun!

 

Terkumpul dana Rp100 juta yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kejati Jabar Katarina Endang Sarwestri, Executive Vice President Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara Ratnasari Sjamsuddin, serta Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sruning Burhanuddin.

Bantuan diterima Ketua NPCI Jawa Barat Hary Susanto, didampingi Ketua NPCI Kabupaten Sukabumi Andryansyah.

Katarina menyatakan lomba lari ini diharapkan menjadi inspirasi untuk menjaga kebugaran sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Ratnasari menambahkan, kolaborasi semacam ini mencerminkan semangat solid Srikandi UIP JBT dan menjadi pemacu untuk terus berbuat baik melampaui garis finis ajang lari.

Hary Susanto menyambut baik dukungan tersebut. Dana akan digunakan untuk melengkapi peralatan latihan atlet disabilitas agar mereka bisa terus berprestasi di level nasional maupun internasional.

 

Baca Juga: Ancaman AI Makin Merajalela Bagi Kerah Putih, Inilah Pekerjaan yang Bakal Gak Kesentuh

General Manager UIP JBT Widya Anggoro Putro bersyukur kegiatan berjalan lancar dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Ia meyakini sinergi ini dapat menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya para atlet paralimpik Jawa Barat.

"Adhyaksa Electric Woman Run 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi kelembagaan mampu melahirkan dampak sosial luas, terutama bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan berkelanjutan di bidang olahraga," tutup Widya.***