POJOKSATU.id, Bandung — Pemerintah Kota Bandung makin serius membekali warganya dengan skill zaman now.

Tahun ini, Pemkot Bandung menargetkan 15.800 warga ikut program pelatihan kerja dan kewirausahaan.

Tujuannya? Bukan cuma bikin masyarakat siap kerja, tapi juga mandiri jadi pengusaha.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menjelaskan, pelatihan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) Kota Kembang.

“Kami ingin warga Bandung bukan cuma siap kerja, tapi juga bisa berdiri sendiri sebagai wirausahawan,” ujar Erwin, Minggu (8/6/2025).

Ragam pelatihannya pun cukup lengkap. Mulai dari menjahit, jadi barista, tata rias, membatik, sampai pembekalan dasar bisnis.

Program ini melanjutkan sukses di tahun 2024 lalu yang telah melibatkan lebih dari 8.000 warga.

Menurut Erwin, pelatihan ini dirancang untuk menjawab dua masalah utama di dunia kerja yaitu ketidaksesuaian antara latar belakang pendidikan pencari kerja dengan kebutuhan industri, serta lonjakan jumlah angkatan kerja baru setiap tahun.

Yang menarik, program ini tak hanya menyasar warga umum, tapi juga kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

Tahun depan, setidaknya 60 penyandang disabilitas akan ikut pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.

“Penyandang disabilitas adalah bagian dari kekuatan produktif. Kami ingin mereka punya kesempatan yang sama dan mandiri secara ekonomi,” jelasnya.

Tak cukup sampai di pelatihan, Pemkot Bandung juga menggandeng perusahaan lokal lewat program pemagangan.

Jadi, peserta bisa langsung dapat pengalaman kerja nyata yang bakal meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja, baik nasional maupun regional.

Erwin menegaskan, membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan berkelanjutan butuh kerja bareng semua pihak mulai dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Ngurangin pengangguran itu tanggung jawab bareng. Makanya, kita bentuk forum komunikasi ketenagakerjaan biar pelatihan yang digelar bener-bener nyambung dengan kebutuhan industri,” tandasnya.

Dengan langkah ini, Kota Bandung berharap bisa mencetak lebih banyak SDM unggul yang siap menantang masa depan baik sebagai pekerja andal, maupun wirausaha tangguh.***