POJOKSATU.ID — Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengungkapkan optimisme dan harapannya terhadap kepemimpinan baru di Institut Teknologi Bandung (ITB) di bawah komando Prof. Tatacipta Dirgantara.
Bey menyampaikan rasa bangga serta keyakinannya bahwa ITB akan semakin mengukuhkan diri sebagai perguruan tinggi kelas dunia.
“Sekali lagi selamat, hebat pisan, dan I’m very proud of you, pokonamah. Saya yakin ITB di bawah kepemimpinan Pak Tatacipta akan menemukan bentuk terbaiknya,” ujar Bey dengan penuh semangat.
Ia juga menegaskan bahwa visi menjadikan ITB sebagai universitas kelas dunia bukan sekadar janji kosong.
Bey, yang mengenal sosok Tatacipta sejak lama, mengisahkan sisi lain dari kehidupan akademisi tersebut. Menurutnya, Tatacipta tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan bergaul dengan berbagai kalangan, mulai dari siswa kutu buku hingga kelompok anak nongkrong.
“Kombinasi antara kecerdasan yang brilian dan kemampuan bersosialisasi ini adalah modal luar biasa yang akan membawa ITB semakin maju,” tambah Bey.
Ia melihat potensi besar dalam diri Tatacipta untuk membawa ITB menjadi lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai institusi pendidikan tetapi juga sebagai solusi bagi permasalahan lokal.
Bey juga mengajak ITB untuk lebih aktif berperan dalam kehidupan masyarakat melalui pendekatan langsung, atau yang dikenal dengan istilah "blusukan."
Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya untuk pejabat, tetapi bisa juga dilakukan oleh institusi pendidikan untuk memberikan manfaat konkret kepada warga sekitar.
“ITB bisa berperan lebih banyak di tengah masyarakat, berinteraksi langsung, dan memberikan solusi nyata bagi berbagai permasalahan di Jawa Barat,” katanya.
Bey meyakini bahwa kolaborasi erat antara ITB dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung akan memberikan dampak positif yang signifikan.
Dengan berbagai penelitian dan keilmuan yang dihasilkan oleh para pakar di ITB, Bey percaya solusi atas tantangan di Jawa Barat bisa ditemukan. Ia pun memberikan pesan khusus kepada Prof. Tatacipta untuk selalu menjaga kesehatan di tengah berbagai tugas besar yang menanti.
“Harapan masyarakat sangat besar. Semua ingin ITB unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Saya yakin dengan integritas dan kemampuan Prof. Tatacipta, visi ITB sebagai inspirasi dan kebanggaan Indonesia dapat terwujud,” ujar Bey penuh keyakinan.
Sebagai penutup, Bey mengutip moto ITB, In Harmonia Progressio, yang dianggapnya sebagai jiwa dari perjalanan ITB di bawah kepemimpinan Tatacipta.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan ITB semakin mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata tidak hanya di level nasional, tetapi juga internasional.
“Mari bergerak bersama warga, untuk warga sehingga maju bersama-sama. Saya doakan semoga Prof. Tatacipta sukses memimpin ITB dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.***



