POJOKSATU.id, BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung siap menggelar ajang besar bagi para pencinta gim dan e-sport dengan mengadakan Bandung Gaming Day (BGD) pada akhir Januari 2025.

Kegiatan ini akan berlangsung di beberapa lokasi, termasuk Bandung Indah Plaza (BIP), Summarecon Bandung, dan Agate Studio.

Pj Walikota Bandung, A. Koswara menegaskan, bahwa acara ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan industri gim lokal dan menjadi wadah bagi talenta muda.

"Kami ingin menunjukkan bahwa Bandung serius dalam mendukung industri gim lokal. Ini adalah awal dari gerakan besar untuk mengembangkan talenta muda, membangun industri gim, dan memberikan dampak positif pada ekonomi lokal," ujarnya, Senin (6/1/2025).

Baca Juga: Namanya Sempat Terseret dalam Kasus Perceraian Paula Verhoeven, Dimas Seto Tetap Datang Melayat ke Rumah Baim Wong dan Beri Dukungan untuk Sahabatnya

BGD 2025 akan menghadirkan kompetisi e-sport yang mempertandingkan gim lokal seperti Lokapala dan Battle of Guardian, serta gim internasional Mobile Legend.

Kompetisi ini menargetkan 32 tim dengan 130 peserta dari komunitas e-sport se-Jawa Barat. Format turnamen meliputi babak kualifikasi, grup, knock off/play-off, hingga grand final.

Selain kompetisi, acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan kreatif seperti fesyen, cosplay, dan pameran industri kreatif terkait gim.

"Kami berupaya menggabungkan berbagai elemen kreatif yang mendukung ekosistem gim di Bandung," kata Koswara.

Baca Juga: Shin Tae-yong Dipecat dari Kursi Pelatih Timnas, Media Jepang Ikut Heboh dengan Kabar dari Indonesia

Sementara itu, Global Game Jam, yang akan berlangsung di Agate Studio pada 24-26 Januari 2025, mengajak peserta untuk menciptakan gim dalam waktu 48 jam.

Kegiatan ini dirancang untuk mendorong inovasi dan kolaborasi di antara pengembang gim lokal.

Koswara menekankan pentingnya pengembangan gim lokal sebagai sarana sosialisasi program pemerintah.

"Gim lokal bisa menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan pemerintah dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam berbagai program," jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Sosialisasikan 4 Pilar Gizi Seimbang untuk Cegah Masalah Gizi

Koswara mengatakan kegiatan gim lokal memiliki tiga tujuan utama, yaitu:

1. Meningkatkan minat pembuatan gim lokal dengan melibatkan talenta muda kreatif di Bandung.

2. Menemukan dan mendata atlet e-sport berbakat yang akan menjadi kebanggaan Kota Bandung.

3. Meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya pengembangan industri gim lokal sebagai bagian dari ekonomi kreatif.

"Bandung Gaming Day tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebuah platform untuk mempertemukan komunitas, pemerintah, dan pelaku industri kreatif, dalam upaya membangun ekosistem gim yang berkelanjutan di Kota Bandung," jelasnya.***