POJOKSATU.ID- Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Bey Machmudin menanggapi soal desakan masyarakat agar perusahaan bus yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana, bertanggung jawab atas kejadian kecelakaan maut di subang beberapa waktu lalu yang mengakibatkan 11 nyawa melayang.
Menurut Bey, itu merupakan ranah hukum, yang ada di bawah kewenangan pihak kepolisian.
Pihaknya saat ini akan fokus terlebih dahulu kepada evaluasi pelaksanaan study tour, serta kesembuhan para korban kecelakaan maut di subang.
"Itu kan hukum. Kami lebih konsentrasi pada evaluasi study tour dan juga keselamatan dan penyembuhan para korban," kata Bey, Kamis (16/5) kemarin.
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Karawang Diduga Akibat Pengecoran BBM
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa evaluasi itu bukan hanya tentang keselamatan para peserta study tour saja. Pihaknya ingin konsentrasi di bagian penyelenggaraan study tour itu tidak memberatkan pihak orang tua siswa.
"Study tour itu jangan hanya dilihat dari kasus kemarin. Dilihat secara panjang, iuran seperti apa," jelasnya.
Bey mengungkapkan bahwa hal itu dilakukan agar masyarakat atau orang tua siswa tidak ada yang dirugikan. Maka dari itu dirinya serta pihak lain akan terus melakukan evaluasi.
"Akan kami evaluasi terus, jangan sampai merugikan masyarakat," tandasnya.***



