POJOKSATU.ID - Pembangunan tanggul sepanjang 11,4 kilometer untuk menahan luapan Kali Bekasi tahap pertama Kali Bekasi akan rampung Juni 2024.

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan pembangunan tengah dikebut oleh Kementerian PUPR melalui BBWS Ciliwung Cisadane.

"Ketinggian tanggul yang dibangun berbeda-beda menyesuaikan dengan kondisi aliran sungai," kata Bey.

Sementara fondasi tanggul menggunakan borepile yang di atasnya terdapat penghalang beton sehingga cukup kuat menahan luapan Kali Bekasi masuk ke permukiman warga.

Baca Juga: Kisah Ibunda Anies Baswedan yang Ultah ke- 84 Hari Ini, Masih Aktif Mengajar Sebagai Guru Besar Emeritus

"Kita ingat tahun 2020 lalu sangat meluap dan kini tanggulnya ditinggikan sesuai kondisi jadi air tidak akan masuk ke permukiman warga lagi," jelas Bey.

Selain tanggul, di Kali Bekasi yang melintasi kawasan Kompleks Kemang Pratama Kecamatan Rawalumbu juga dilengkapi saluran-saluran kolektor, pompa air, pintu-pintu air hingga kolam rentensi.

Di kawasan tersebut, sebelumnya juga telah dilakukan reboisasi dengan menanam ribuan pohon vetiver di bantaran Kali Bekasi.

"Pembangunan tanggul sebagai upaya dalam mencegah banjir karena luapan air sungai saat curah hujan tinggi mengguyur wilayah Bekasi," tutupnya.***