POJOKSATU.ID - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar memastikan, ketersediaan 12 pangan strategis di Kota Bandung, dari beras hingga sayuran, menunjukkan bahwa sebenarnya kondisinya saat ini dalam keadaan surplus.
Dengan demikian, stok pangan Kota Bandung menjelang Ramadhan 1445 Hijriah aman.
"Kita intens berkoordinasi untuk menyiapkan ketersediaan pangan. Khususnya menghadapi Ramadan ini," aku Gin Gin, Jumat (8/2).
Baca Juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Bandung Akan Subsidi Kebutuhan Pokok
Kendati demikian, Gin Gin mengaku ada hal yang harus diantisipasi untuk memastikan keberlangsungan ketersediaan dan stabilitas harga pangan tersebut.
Umumnya saat menghadapi bulan Suci Ramadhan, permintaan berbagai macam produk akan meningkat. Termasuk permintaan berbagai jenis pangan strategis.
"Salah satu langkah antisipasinya, para pedagang di Kota Bandung Kami arahkan untuk menyiapkan stok melebihi 10 persen dari biasanya untuk memenuhi peningkatan permintaan tersebut," jelasnya.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, Bogor Tiger Club Gelar Touring Munggahan
Gin Gin menjelaskan, antisipasi lainnya yaitu penguatan cadangan pangan dengan memanfaatkan gudang-gudang cadangan.
"Memanfaatkan gudang cadangan pangan sebagai alternatif awal untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan selama bulan Ramadhan adalah langkah yang bijak," tuturnya.
Sebelumnya, Penjabat Walikota Bandung, Bambang Tirtoyuliono memimpin Rapat Pimpinan, Persiapan Menghadapi Bulan Suci Ramadan, di Ruang Rapat Balai Kota Bandung, pada Kamis, 7 Maret 2024.
Baca Juga: Apresiasi Sinergi Daerah Membangun Sumut, Hassanudin: Wujudkan Kesejahteraan Melalui Pembangunan
Bambang mengingatkan, biasanya masyarakat berbelanja pada minggu pertama dan minggu ketiga Ramadhan atau menjelang lebaran. Di saat itulah ada peningkatan permintaan sejumlah bahan pokok.
"Biasanya di minggu pertama dan minggu ketiga jelang Idul Fitri masyarakat akan panik membeli sesuatu," ujarnya.
Oleh karenanya, Bambang berharap hal tersebut sudah bisa terantisipasi.
"Sudah bisa diproyeksikan kira-kira kebutuhan di Bulan Maret ini seperti apa?" tutupnya. ***



