POJOKSATU.id, BANDUNG -- Empat indikator kinerja utama Inspektorat Kota Bandung tahun 2023 mencapai target.

Hal tersebut disampaikan Inspektur Daerah Kota Bandung, Dharmawan, dalam Gelar Pengawasan Pemerintah Kota Bandung, Selasa 12 Desember 2023.

Adapun beberapa capaian indikator kinerja utama Inspektorat Kota Bandung, antara lain:

Baca Juga: Kesaktian Panca Darmansyah, Tusuk- tusuk Perut Pakai Pisau Dapur dan Sayat Pergelangan Tangan, tapi Tetap Hidup

1. Persentase Perangkat Daerah dengan Nilai SAKIP Minimal 81.00 = 88,33% (tercapai).

2. Tingkat Maturitas Penyelenggaraan SPIP = Level 3,00 (tercapai).

3. Persentase Perangkat Daerah menerapkan Strategi pencegahan Korupsi = 100% (Implementatif).

4. Level Kapabilitas APIP = Level 3 (tercapai).

Dharmawan menyebut, Inspektorat Kota Bandung senantiasa menjalankan peran sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP).

Baca Juga: Santai Tanggapi 'Serangan' Fans Nagita Slavina, Sarah Sechan Minta Netizen Move On

Yaitu memiliki kewenangan dan bertujuan untuk menjamin agar penyelenggaraan pemerntahan berajalan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan.

"Seberat apapun tugas, kami punya daya dukung yang luar biasa. Kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi Pemkot Bandung," ujar Dharmawan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyebut Inspektorat Kota Bandung merupakan mitra strategis dalam mengawasi Pemkot Bandung mewujudkan visi dan misi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Nasional Dan Cuti Bersama Tahun 2024 Untuk Masyarakat

Ia berpesan agar Inspektorat terus memberikan pengawasan yang objektif pada kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemkot Bandung.

"Dari awal hingga akhir, Inspektorat perlu memahami. Seperti memiliki kalender agenda, dan memahami betul apa yang bisa menjadi potensi masalah di OPD Kota Bandung," kata Ema.

Ia juga berharap, Inspektorat mengutamakan tindakan pencegahan terhadap potensi masalah di tiap OPD yang ada di Pemkot Bandung, serta beradaptasi dengan zaman.

"Sekarang zaman sudah berubah, mari kita objektif. Berikan kami informasi secara objektif kepada kami, mana yang menjadi potensi masalah," pesannya.***