POJOKSATU. ID - Lapas Kelas II A Banceuy menggelar razia ke kamar warga binaan pemasyarakatan (wbp), pada Kamis 23 November 2023 malam.

Razia digelar dengan melibatkan TNI dari Koramil dan Polsek setempat serta BNN Kota Bandung.

Razia acak ke kamar blok dimulai pukul 20.00 wib hingga pukul 21.30 wib kamis malam.

Baca Juga: Wanita asal Konawe Ditemukan Tewas Mengenaskan di Blitar, Dicor Sedalam 1,5 Meter

Tim gabungan bersama petugas Lapas Kelas II A Banceuy, melakukan penggeledahan di 9 kamar blok.

Kepala Lapas Kelas II A Banceuy Ronny Widyatmoko menjelaskan, razia ini sebagai bentuk pencegahan masuknya barang terlarang yang tidak boleh berada di kamar blok wbp.

"Kegiatan razia ini digelar bersama unsur TNI, Polri dan BNN. Kami menitikberatkan pencegahan masuknya barang terlarang sebagai bentuk komitmen Lapas Kelas II A Banceuy zero barang terlarang," jelasnya, Jumat 24 November 2023.

Baca Juga: Prabowo Minta Maaf Gibran tak Bisa Hadir dalam Acara Dialog Muhammadiyah

Dari razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang haram ada di kamar WBP.

Diantaranya 5 HP, sejumlah colokan listrik, alat masak penggorengan, dan beberapa botol parfum serta pisau lipat, paku tajam yang dimodifikasi, dan kipas angin genggam.

"Ini bukan pencitraan tidak ada yang ditutup-tutupi. Hasil ini akan kita tindak lanjut dengan memanggil WBP yang kedapatan membawa barang terlarang dan berhasil kami sita malam ini," kata dia.

Baca Juga: Netizen Ramai Menduga Nagita Slavina Artis Ternama Sekaligus Kakak Kelas yang Membully Chikirta Meidy

Selain razia, petugas juga melakukan tes urine kepada 20 wbp secara acak.

"Didapatkan 19 negatif serta 1 orang positif. Namun WBP yang positif ini bukan karena menggunakan narkoba, melainkan menjalani pengobatan minum obat," paparnya.

Terkait adanya HP, pihaknya akan melakukan penelusuran.

Ronny pun menegaskan komitmen menindak tegas siapapun yang terlibat.

Baca Juga: Hadeuh, Eks Bupati Purwakarta Anne Ngasih Rp 10 M untuk Kejaksaan dan Kepolisian Jadi Temuan BPK

"WBP yang bersangkutan akan kita beri sanksi sesuai peraturan. Untuk sanksi ada tingkatannya mulai dari tidak mendapat remisi itu bisa kita berikan kepada wbp," jelasnya.

Ronny menyatakan selama ini petugas sudah melakukan pemeriksaan ketat kepada setiap pengunjung.

Mulai dari pemeriksaan bawang bawaan, body checking sampai scan x ray.

Baca Juga: Iklan Susu Prabowo Subianto di TV, Roy Suryo: Belajar Dulu, Jangan sok Paham

"Terkait oknum petugas, kami komitmen melakukan tindakan tegas bila terbukti melakukan penyelundupan HP," tegasnya.

Ia juga memastikan akan rutin melakukan razia sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

"Razia seperti akan terus kami gelar, agar pembinaan yang dilakukan kepada wbp maksimal," pungkasnya.