POJOKSATU.ID - Polisi terus menyelidiki motif aksi bullying yang terjadi di Kota Bandung terhadap siswi SMP di Lapangan Kompleks KPAD Pindad Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, pada Sabtu (30/9) lalu

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, saat dikonfirmasi mengatakan tiga pelaku bullyingsudah diamankan dan masih dimintai keterangan.

Baca Juga: Tips Merawat Motor Custom untuk Pemula yang Membuat Ride Kamu Semakin Memukau

"Polisi bakal mengungkap motif tiga pelaku melakukan aksi bullying, sedang kita dalami apakah karena masalah di sekolah atau pribadi, kita proses," kata dia di Polrestabes Bandung, pada Senin (2/10).

Kombes Budi mengimbau masyarakat terutama para pemuda di Kota Bandung agar tak lagi melakukan aksi bullyng. Siapa saja yang melakukan perundungan bakal berhadapan dengan hukum.

Baca Juga: Mengungkap Misteri Bulan Oktober: Fakta Unik Zodiak Libra dan Scorpio

"Polrestabes Bandung sudah melakukan sosialisasi dan imbauan, kepada masyarakat Kota Bandung tidak boleh ada bullyng lagi, tidak boleh, karena semua pasti berhadapan dengan hukum. Patroli siber tidak segan menangkap dan memproses,"jelasnya.

Bahkan, pasca viral soal perundungan, Polrestabes Bandung menyebar personel Binmas ke sekolah sekolah untuk melakukan sosialisasi bahaya bullying.

"Binmas sudah datang ke sekolah, ada kunjungan, penyuluhan lalin, bullying dan lain-lain," pungkasnya.

Baca Juga: Lil Tay Kembali Setelah Kabar Meninggalnya Hingga Tuduhan Pada Sang Ayah yang Memalsukan Kematiannya

Sebelumnya diberitakan, aksi bullying itu terekam sebuah kamera dan tersebar di media sosial. Korban dan pelaku merupakan wanita yang masih di bawah umur.

Dari rekaman video berdurasi 56 detik, terlihat pelaku berjumlah sekitar tiga orang. Mereka menampar serta memukul korban pada bagian wajahnya. Korban pun hanya pasrah menerima tamparan dan pukulan dari pelaku. Korban pun terdengar berulangkali mengucap permintaan maaf.

Baca Juga: Bridia Jodie Hamil Trending di Twitter, Sang Penyanyi Nonaktifkan Kolom Komentar Instagram

"Nyeri (sakit)" kata korban sebagaimana dilihat pada Senin (2/10).

"Urang menta hampura (saya minta maaf)" lanjut korban.

"Sia bebeja moal? Mun bebeja ku aing di ala (kamu bakal bilang-bilang gak? Kalau bilang-bilang saya sikat)" kata pelaku. ***