POJOKSATU.id, BANDUNG - TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sarimukti terbakar sejak Senin 21 Agustus 2023 lalu. DPRD Jabar minta Pemprov segera melakukan langkah antisipasi atas kejadian kebakaran lahan tersebut.

Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PAN Hasbullah yang juga anggota Komisi IV DPRD Jabar, meminta Pemprov Jabar segera melakukan langkah antisipasi dampak dari kebakaran lahan di TPA Sarimukti.

"Langkah antisipasinya harus ada, dan segera dilakukan langkah konkretnya, " jelas Hasbullah, Rabu 23 Agustus 2023.

Baca Juga: PDIP Wacanakan Duet Ganjar-Anies, PKS Ngotot : Kami Amanatkan Beliau untuk Jadi Capres, Bukan Cawapres

Hasbullah menilai, selain dampak lingkungan, juga berdampak kepada masalah kesehatan.

"Sekarang dua hari ini otomatis sampah se-Bandung Raya tidak bisa masuk, dan lalu belum lagi dampak kesehatan bagi warga di sekitar TPA Sarimukti," jelasnya.

Hasbullah menilai, meski sudah diperluas lahan di TPA Sarimukti, namun tetap tidak bisa dipaksakan menjadi lokasi akhir pembuangan sampah.

Baca Juga: Berkaca dari Berbagai Kasus Idol Korea, Kasus RM BTS Sebenarnya Bisa Cepat Selesai, Hanya Perlu Minta Maaf

"Sarimukti sudah diperluas sekitar 20 hektar, Pemprov sudah mengajukan ke Perhutani saat itu, dan disetujui. Namun hal ini bukan berarti sebagai langkah jangka panjang, " paparnya.

Dirinya selaku anggota Komisi IV DPRD Jabar berharap, sarimukti segera ditutup.

"Pemprov harus segera melakukan langkah ekstra, apalagi tender di Legok Nangka sudah ada pemenangnya, ini harus segera direalisasikan, " pungkas Hasbullah.

Situasi di TPA Sarimukti hingga Rabu 23 Agustus 2023 sendiri, masih dilakukan pemadaman.

Sekitar 70 orang petugas damkar dari Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung bahkan darj Kabupaten Cianjur dikerahkan mengatasi kebakaran lahan TPA sarimukti. ***